Lewati ke konten utama
Sedang dalam pengembangan. Kami sedang menyusun cerita, gerakan, dan sistemnya.

Gerakan Masyarakat · Media · Sistem

Desa Bukan Hanya Tempat untuk Pulang. Ia Adalah Tempat Masa Depan Dibangun.

Kitaberdesa mengumpulkan cerita, gagasan, pengetahuan, dan perubahan dari desa-desa Indonesia — ditulis dengan cermat, bukan sekadar laporan.

Situs sedang dibangun bertahap — peluncuran awal segera hadir.

Pratinjau
Pagi di lereng Sindoro, perkebunan kopi Temanggung
Pagi di lereng Sindoro, Temanggung.

Status Pengembangan

Yang sedang kami bangun, satu per satu.

Empat pilar Kitaberdesa disusun bertahap agar setiap cerita, gerakan, dan sistemnya benar-benar kuat sebelum diluncurkan.

Cerita

0%

Liputan jurnalistik tentang manusia, ekonomi, budaya, dan lingkungan desa — ditulis panjang dan cermat.

Tahap: Penyuntingan awal

Gerakan

0%

Jaringan akar rumput: komunitas, relawan, dan inisiatif lokal yang menjaga desa tetap bergerak.

Tahap: Pemetaan mitra

Media

0%

Kanal editorial lintas tema — usaha, budaya, lingkungan, wisata — dengan audio, foto, dan teks.

Tahap: Prototipe kanal

Sistem

0%

Infrastruktur data dan pengetahuan desa: terbuka, terdokumentasi, dan dapat dipakai kembali oleh komunitas.

Tahap: Perancangan fondasi

Empat Pilar

Bukan satu hal. Empat yang saling menghidupkan.

Kitaberdesa dibangun di atas empat pilar yang bekerja bersama — cerita yang membuka cara pandang, gerakan yang mengubahnya, media yang menyebarkannya, dan sistem yang membuatnya bertahan.

01

CeritaDari desa, untuk semua

Liputan editorial tentang orang-orang yang setiap hari menjaga desanya tetap berjalan — bukan pejabat, bukan seremoni.

02

GerakanAkar rumput

Jaringan komunitas, relawan, dan inisiatif lokal yang menjaga perubahan tetap tumbuh dari bawah.

03

MediaTersebar luas

Kanal lintas format — teks, foto, audio — yang menyebarluaskan pengetahuan desa ke kota-kota dan dunia.

04

SistemTerbuka & awet

Infrastruktur pengetahuan desa yang terdokumentasi, terbuka, dan dapat dipakai kembali oleh siapa saja.

Kanal Editorial

Tema yang akan kami liput.

Dari dapur dan kebun hingga mata air dan tenun — empat kanal pertama yang sedang disiapkan untuk peluncuran.

Usaha Segera

Ekonomi yang tumbuh dari dapur dan kebun

Nilai tambah tidak datang dari mesin, tetapi dari kesediaan belajar mencatat, menghitung, dan menahan diri untuk tidak menjual murah.

Budaya Segera

Pengetahuan yang diwariskan tanpa buku panduan

Keterampilan yang dulu dimiliki hampir setiap rumah kini tinggal di satu pasang tangan. Kami menulis sebelum ia pergi.

Lingkungan Segera

Air, hutan, dan masa depan sebuah kampung

Debit air turun perlahan. Warga tahu penyebabnya, tetapi tidak semua orang punya kepentingan yang sama.

Wisata Segera

Ketika desa wisata tidak lagi mengejar pengunjung

Siapa yang lelah, siapa yang untung, dan apa yang tersisa setelah bus terakhir pergi — pertanyaan yang jarang diajukan.

Pertanian Segera

Anak muda yang pulang untuk menanam

Membawa laptop, dua karung bibit, dan keyakinan bahwa kebun keluarga bisa jadi pekerjaan, bukan sekadar warisan.

Pendidikan Segera

Belajar membaca dari teras rumah

Tidak menunggu bantuan datang. Membuka pintu rumah setiap sore, dan anak-anak datang sendiri.

Cerita dari Nusantara

Indonesia terlalu luas untuk diceritakan hanya dari kota.

Setiap wilayah punya bahasanya sendiri. Kami menyiapkan kanal khusus untuk masing-masing — peluncuran bertahap.

  • 01
    Sumatra
    Kopi, danau, dan kampung adat
  • 02
    Jawa
    Desa padat, tradisi, dan urbanisasi
  • 03
    Kalimantan
    Sungai, hutan, dan kampung dayak
  • 04
    Sulawesi
    Pesisir, rumput laut, dan dataran tinggi
  • 05
    Bali & Nusa Tenggara
    Ritus, tenun, dan air yang terbatas
  • 06
    Maluku
    Pala, cengkih, dan laut sebagai halaman
  • 07
    Papua
    Sagu, noken, dan jarak yang jauh
  • 08
    Seluruh Nusantara
    Kanal lintas-wilayah menyusul

Bekerja Sama Dengan

Menggaungkan desa wisata, bersama Asidewi.

Kitaberdesa berkolaborasi dengan Asidewi — Asosiasi Desa Wisata Indonesia — wadah pelaku desa wisata se-Nusantara sejak 2011. Bersama, kami merawat kearifan lokal, memperkuat kapasitas pengelola, dan membawa cerita desa wisata ke lebih banyak telinga. Dari spirit kearifan lokal menuju desa wisata yang hebat dan bermartabat.

Pelajari Asidewi

Daftar Tunggu Peluncuran

Jadi yang pertama tahu ketika Kitaberdesa hadir.

Tinggalkan nama dan nomor WhatsApp Anda. Kami hanya menghubungi saat ada hal yang benar-benar penting — peluncuran, cerita pilihan, dan undangan terbuka. Tidak ada spam.

Tanpa biaya. Data Anda tersimpan aman dan tidak dibagikan ke pihak manapun.